Penyuluhan Jajanan Sehat dalam Rangka Pencegahan Gagal Ginjal pada Anak di SMP Negeri 2 Bondoala

Authors

  • Andi Mauliyana Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya Author
  • Hendra Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya Author
  • Niluh Melinda Putri Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya Author
  • Dewi Sinta Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya Author
  • Sitti Hajrah.H Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya Author
  • Arnita Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya Author
  • Aulia Amalia Rijal Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya Author
  • Rahmawati R Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya Author
  • Shindi Indriani Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya Author

DOI:

https://doi.org/10.54883/6pg54e45

Keywords:

jajanan sehat, gagal ginjal, SMPN 2 Bondoala

Abstract

Jajanan anak sekolah sangat rentan terhadap kontaminasi biologis maupun kimia.Kontaminasi ini dapat membahayakan kesehatan dan kualitas mereka seiring bertambahnya usia. Ginjal memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan, karena merupakan salah satu organ vital tubuh. Tujuan utama kegiatan ini Adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pentingnya memilih jajanan yang sehat, aman, dan bergizi. Yang dilakukan kepada siswa siswi dengan jumlah Peserta 37 responden. Metode pengabdian masyarakat dengan pendekatan deskriptif melalui kegiatan edukasi jajanan sehat pada siswa SMPN 2 Bondoala pelaksanaan penyuluhan berupa ceramah interaktif dengan media visual power point yang menarik. Selanjutnya, dilakukan diskusi dan Tanya jawab serta pemberian pre-test dan post-test untuk mengtahui pemahaman siswa. sebanyak 85% siswa dapat menyebutkan jajanan tidak sehat dan juga memahami fungsi ginjal serta juga akibat dari gagal ginjal. Berdasarkan hasil pretest dan posttest penyuluhan skor pretest berada pada kisaran 70 hingga 80. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan siswa sebelum penyuluhan masih kurang. Setelah diberikan penyuluhan, seluruh siswa memperoleh skor 100 pada posttest. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pentingnya memilih jajanan yang sehat, aman, dan bergizi.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-03-28