Pembuatan Plang Sampah di Desa Kapoiala Baru Kecamatan Kapoiala Kabupaten Konawe

Authors

  • M.Firmansyah Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya Author
  • Erwin Azizi Jayadipraja Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya Author
  • Ni Putu Ayu Anjani Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya Author
  • Dindha aulia haerani Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya Author
  • Mahdiah Nur Ahad Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya Author
  • Putri Dewi Intan Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya Author
  • Uswatun Khasanah Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya Author
  • Wa Ode Sarnia Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya Author
  • Sry Deli Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya Author
  • Nurur Rahmin Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya Author

DOI:

https://doi.org/10.54883/pp018n05

Keywords:

Diare, Penyuluhan, PHBS, Pengetahuan, Sekolah Dasar

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di Desa Kapoiala Baru, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, masih menjadi tantangan utama karena sebagian masyarakat membuang sampah di sembarang tempat sehingga menimbulkan risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan. Kurangnya sarana edukasi menjadi salah satu faktor rendahnya kesadaran masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menawarkan solusi berupa pembuatan dan pemasangan plang sampah sebagai media informasi visual untuk meningkatkan pemahaman dan perilaku masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Metode kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap yaitu persiapan (penyusunan desain dan penyiapan alat serta bahan), pelaksanaan (pembuatan plang sampah dan penulisan pesan edukatif), penyerahan (pemasangan plang di titik strategis desa), serta monitoring dan evaluasi (observasi dan wawancara masyarakat). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respon positif terhadap keberadaan plang, yang berfungsi sebagai pengingat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan memotivasi partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan desa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa intervensi sederhana berupa plang sampah efektif sebagai media edukasi dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Ke depan, program serupa disarankan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat agar budaya hidup bersih semakin berkembang.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-03-28