Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Pencegahan ISPA melalui Penyuluhan Kesehatan di Desa Porara Kecamatan Morosi

Authors

  • Noviati Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya Author
  • Alfirah Khairun Nisa Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya Author
  • Fitriya Nyingsi Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya Author
  • Muh. Deni Rahman Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya Author
  • Sukma Dewi Anggraini Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya Author
  • Siti Nuraeni Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya Author
  • Musnia Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya Author
  • Dewi Fitriyanti Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya Author
  • Muh. Tiar Pratama Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya Author
  • Nur Aisyah Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya Author

DOI:

https://doi.org/10.54883/4kgekm81

Keywords:

Infeksi saluran pernapasan akut, Penyuluhan, Leaflet, Pengetahuan masyarakat

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit menular yang sering dijumpai di masyarakat dan dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan apabila tidak dicegah sejak dini. Hasil identifikasi masalah kesehatan di Desa Porara, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe menunjukkan bahwa ISPA termasuk salah satu masalah dominan yang dihadapi masyarakat selain diare dan sanitasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan kesehatan menggunakan leaflet dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan ISPA. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuasi-eksperimen model pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 4 September 2025 dengan melibatkan 24 orang masyarakat Desa Porara. Instrumen yang digunakan adalah pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Media leaflet digunakan sebagai sarana utama penyuluhan karena sederhana, praktis, dan mudah dipahami masyarakat. Leaflet berisi informasi mengenai gejala, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan ISPA melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan hanya 4 orang (16,67%) yang memiliki pengetahuan baik, sedangkan 20 orang (83,33%) masih berkategori kurang. Setelah dilakukan penyuluhan menggunakan leaflet, seluruh peserta (100%) masuk kategori pengetahuan baik. Hal ini membuktikan bahwa penyuluhan berbasis leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan ISPA.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-09-30