Integrasi Edukasi Kesehatan Skrining PTM dan Pemanfaatan TOGA untuk Peningkatan Kesehatan Masyarakat Wadonggo
DOI:
https://doi.org/10.54883/y03jp747Keywords:
Edukasi kesehatan, Skrining, PHBS, PTM, TOGAAbstract
Penyakit tidak menular (PTM), rendahnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta kurang optimalnya pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Desa Wadonggo. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui edukasi kesehatan, skrining PTM, serta optimalisasi pemanfaatan TOGA. Kegiatan dilaksanakan di Desa Wadonggo dengan pendekatan promotif dan preventif. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan (tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol), edukasi penggunaan obat rasional, edukasi PHBS, serta pembuatan kebun TOGA percontohan yang didukung oleh media edukasi berupa leaflet, baliho, dan papan informasi kesehatan lingkungan. Kegiatan ini melibatkan 120 masyarakat peserta aktif yang terdiri dari masyarakat dewasa, lansia, dan siswa sekolah dasar. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat yang signifikan berdasarkan hasil pretest dan posttest, yaitu dari rata-rata pretest 45,5% menjadi posttest 87,2%, meningkat sebesar 41,7%. Dari total peserta, sebanyak 85 orang mengikuti skrining kesehatan secara menyeluruh. Melalui kegiatan ini, masyarakat mulai memahami pentingnya deteksi dini PTM, kepatuhan pengobatan, penerapan PHBS, dan pemanfaatan TOGA sebagai alternatif pendukung kesehatan keluarga. Pengabdian ini diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan melalui pemberdayaan dan partisipasi aktif masyarakat
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
