GARDA (Gerakan Sadar Bencana): Edukasi Manajemen Bencana Berbasis Keluarga untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat di Desa Keniten, Kabupaten Kediri

Authors

  • Akhmadi Abbas Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Author
  • Yara Aura At Zahro Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Author
  • Tharisa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Author
  • Refa Naomi Clarenvika Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Author
  • Putera Ladefa Atma Lousiano Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Author
  • Nana Putri Antoni Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Author
  • Moch. Reihan Farizki Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Author
  • Lutvida Septiani Wulandari Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Author
  • Farah Nurfitria Noviyanti Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Author
  • Anggi Bonita Raesita Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Author
  • Nataly Valerina Pamintarso Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Author
  • Gerardin Ranind Kirana Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Author
  • Rosania Putri Febriyanti Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Author

DOI:

https://doi.org/10.54883/7a00cv85

Keywords:

Edukasi kebencanaan, Kesiapsiagaan masyarakat , Keluarga tangguh bencana, Manajemen bencana

Abstract

Rendahnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana masih menjadi tantangan di wilayah rawan bencana, termasuk Desa Keniten, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Program GARDA (Gerakan Sadar Bencana) dikembangkan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui edukasi manajemen bencana berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan desain one-group pretest-posttest. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan interaktif mengenai potensi bencana lokal, mitigasi bencana, kesiapsiagaan keluarga, prosedur evakuasi, konsep Keluarga Tangguh Bencana (KATANA), serta pelatihan penggunaan aplikasi INA Risk. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan bahwa proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 85,7% pada pre-test menjadi 100% pada post-test, terdapat perubahan mean dari 8,5 menjadi 9,2. Hasil statistik menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik (p = 0,026). Selain itu, peserta mampu mengidentifikasi potensi bencana di wilayahnya menggunakan aplikasi INA Risk, dengan tanah longsor sebagai ancaman utama di Desa Keniten. Program GARDA terbukti efektif meningkatkan literasi kebencanaan masyarakat sekaligus mendukung penguatan implementasi Keluarga Tangguh Bencana. Program ini berpotensi direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik risiko bencana yang serupa melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-09-30